Software Al Waaqi'ah V.5.6

Bacalah [ Menghafal ] Surat Al-Waqi'ah Maka Engkau Akan Kaya !

[ Fadhilah Surat Al WaaQiah ]

Adapun pembahasan al Waaqi’ah di sini, tentu tidak bermaksud mengenyampingkan surat-surat lain dalam al-Qur’an yang juga mempunyai banyak keistimewaan, fadhilah, juga keutamaannya.

Tetapi, karena yang akan saya kaji fokus utamanya adalah Surah al-Waaqi’ah, maka pada ruang pembahasan kali ini saya akan mencoba menelusuri keutamaan dan fadhilah yang terkait dengan ayat-ayat dalam Surat al Waaqi’ah.

Seperti yang sudah kita ketahui, bahwa semua yang ada dalam al-Qur’an mempunyai kelebihan dan keutamaan yang sangat besar, karena al-Qur’an merupakan kalam Allah yang diturunkan melalui Nabi Muhammad sebagai mukjizat besar tanpa tertandingi, sebagai petunjuk bagi yang meyakini, juga sebagai penyempurna dari kitab-kitab sebelumnya.

Dari bukti ini, sungguh Allah tidak membedakan atau memilih-milih tentang kelebihan dan keutamaan setiap surat atau ayat dalam al-Qur’an. Allah Swt. berfirman: “Tiadalah Kami alpakan sesuatu pun dalam al Kitab (Al Quran), kemudian kepada Tuhanlah mereka dihimpunkan. ” (QS. al-An’aam: 38).

Dalam menafsirkan ayat di atas, ahli tafsir mengatakan bahwa isi al-Qur’an itu telah ada pokok-pokok agama, norma-norma, hukum-hukum, hikmah-hikmah, dan pimpinan untuk kebahagiaan manusia di dunia dan akhirat, dan kebahagiaan makhluk pada umumnya.

Hanya manusia yang tidak mengkajinya secara mendalamlah yang tidak dapat menemukan keutamaan dan fadhilah surat-surat yang ada dalam al-Qur’an. Namun, bagi mereka yang mau menggali al-Qur’an secara cermat dan mendalam serta bersungguh-sungguh, maka dirinya akan merasakan sesuatu yang sangat luar biasa yang didapat dari isi batin al-Qur’an.

Hal ini sesuai dengan sabda Nabi yang diriwayatkan dari Aisyah bahwa Nabi saw ketika ada seorang wanita yang sedang diobati dan dibacakan ruqyah, lalu Nabi saw bersabda kepadanya: “Obatilah dengan kitab Allah (al-Qur’an). ” (HR. Muslim).

Dari hadits tersebut dapat dipahami bahwa Rasulullah saw. sendiri tidak menyebut ayat-ayat atau surat-surat tertentu untuk mengobati dengan bacaan ruqyah. Sebab, demikian jelas sudah bahwa al-Qur’an seluruhnya adalah obat dari penyakit fisik, mental, dan spiritual. Karena itu, barang siapa yang dapat istiqamah membaca al-Qur’an secara sempurna, maka dirinya akan mendapat anugerah, karunia, dan kebahagiaan dunia dan akhirat.

Allah Swt. berfirman: “Allah menganugerahkan hikmah (kepahaman tentang al-Qur’an dan sunnah) kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan barang siapa yang dianugerahkan hikmah itu, is benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak…” (QS. al-Baqarah: 269).

Demikian pula apabila ada sebagian kaum muslimin mau mengistiqamahkan membaca Surah al-Waaqi’ah di malam hari secara terus-menerus, maka dirinya akan terhindar dari penyakit fakir. Hal ini sebagaimana hadits yang sudah saya kemukakan yang mengatakan, “Siapa yang membaca Surat al-Waaqi’ah pada tiap malam niscaya tidak akan terkena kemiskinan selamanya.”

Rasulullah Saw. sangat menganjurkan untuk selalu membaca Surat al-Waaqi’ah pada tiap malam karena fadhilah yang terdapat dalam surat tersebut sungguh untuk melancarkan jalannya rezeki, sehingga yang mengamalkan akan terhindar dari kefakiran.

Dalam kitab Majmu’ Latiif ada sebuah kisah menarik tentang fadhilah Surah al Waaqi’ah. Yakni, pada saat Utsman bin Affan mendatangi Abdullah bin Mas’ud ia bertanya, “Sepertinya engkau sedang sakit. Apa yang sedang engkau derita, wahai Abdullah?” tanya Utsman kepada Abdullah.

“Dosa-dosaku,” jawab Abdullah datar. “Lalu, selama ini apa yang engkau sukai, wahai Abdullah?” Utsman bertanya lagi. “Rahmat Tuhanku,” jawab Abdullah. Singkat cerita, Utsman kemudian menawarkan  jasa untuk mengumpulkan dana guna diberikan kepada putra Abdullah.

Tetapi, Abdullah menolak, “Aku tidak takut putra-putraku akan terjatuh dalam lubang kemiskinan, karena sesungguhnya aku telah memerintahkan semua anak-anak untuk membaca Surat al-Waaqi’ah pada tiap-tiap malam. Dan itu yang aku dengar dari sabda Rasulullah saw berbunyi: “Barang siapa yang membaca Surat al-Waaqi’ah tiap-tiap malam maka tidak akan fakir,” Jelas Abdullah terhadap Utsman.
    
Demikianlah sekilas kisah dalam kitab Majmu’ Latiif yang telah menerangkan tentang fadhilah clan keutamaan dalam Surat al-Waagi’ah, yang dijelaskan oleh Utsman bin Affan ketika dirinya berkunjung ke tempat Abdullah bin Mas’ud.

 DOWNLOAD SOFTWARE :

[ DIGITAL ALWAAQI’AH V.5.6 – Sampel Produk DOWNLOAD DISINI ]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: